salah satu karya sastra Indonesia yang sangat populer dan telah menginspirasi banyak pembaca sejak pertama kali diterbitkan. Novel ini adalah bagian pertama dari trilogi Dilan yang juga mencakup “Dilan 1991” dan “Dilan 1992”. Novel ini menceritakan kisah cinta remaja antara Dilan, tokoh utama pria, dengan Milea, tokoh utama wanita. Novel ini berlatar belakang tahun 1990
Buku ini mengajarkan pentingnya mengejar impian, tidak takut berbeda, dan terus belajar serta berkembang meskipun menghadapi penolakan atau rintangan.
Seumur hidup aku selalu merasa bagaikan orang luar, menatap ke dalam dunia yang aku tak pernah menjadi bagiannya. Dalam Kerajaan aku ada, tapi tak pernah benar-benar hidup. Bertemu Xavier telah mengubah semua itu.
cerita dalam novel ini masih berkisar tentang kehidupan anak sekolah, mengobrol dengan kelompok para gadis tentang pesta Halloween yang akan segera datang sampai séance yang akan mereka lakukan
Setelah diterbitkan ternyata buku ini banyak menuai kontroversi dari berbagai pihak dan negara dengan mayoritas umat beragama.
Buku ini ditujukan buat pembaca agar dapat mengetahui dan memahami bagaimana sebenarnya bumi kita ini
buku ini bercerita seperti layaknya anekdot yang kocak, namun cukup menyentil.
Buku ini akan menuntun pembaca untuk mengenal lebih dalam seni merangkai bunga juga sebagai panduan dalam membuat kreasi bunga. Mulai dari mempersiapkan alat dan bahan, mengenal beberapa teknik merangkai bunga hingga berlatih praktik untuk membuat dekorasi bunga dari bahan sederhana.
Terdampar di Pulau Angka ini menarik dan menjauhkan dari benak kita bahwa belajar matematika tidak melulu bertemu dengan angka-angka bahkan rumus-rumus yang memusingkan.
“Aku akan bangunkan Layla,” kata Laila. “Laylaaaa, bangun!!!” “ Huhh … siapa, sih?” Layla mengucek-ngucek matanya. “Hhh …,” Laila pergi ke wastafel. Ia mencari gayung. CURRR …! Air memancur begitu keran ditekan. Setelah gayung agak penuh, ia mengguyur kepala Layla. Crss … air yang dingin segar itu mengalir dari kepala Layla ke kasur mereka yang empuk, luas, enak, dan ber…